SIGI – Pergantian kepemimpinan di Polres Sigi menjadi momentum estafet pengabdian dan kesinambungan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Rangkaian tradisi penyambutan dan pelepasan Kapolres Sigi digelar di Mapolres Sigi, Kamis (24/9/2026).
Rangkaian diawali dengan penyambutan Kapolres Sigi AKBP Agus Dwi Cahyono, S.I.K., M.A.P., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sigi, Ny. Nuning Agus, oleh pejabat Kapolres Sigi sebelumnya, AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ny. Ayu Ritonga.
Prosesi dilanjutkan dengan jajar kehormatan (Jarmat) dan Apel Welcome and Farewell Parade di Lapangan Apel Mapolres Sigi. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Kari Amsah Ritonga menyampaikan pesan perpisahan sekaligus menitipkan harapan kepada seluruh jajaran.
“Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kerja sama seluruh personel. Jaga terus soliditas dan kekompakan, serta berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Kari Amsah Ritonga.
Sementara itu, AKBP Agus Dwi Cahyono menyampaikan apresiasi atas pengabdian pejabat sebelumnya sekaligus mengajak seluruh jajaran untuk melanjutkan tugas dan memperkuat sinergitas.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada AKBP Kari Amsah Ritonga atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polres Sigi. Semoga dalam amanah baru sebagai Wadansat Brimob Polda Sumatera Utara, beliau senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam melanjutkan pengabdian,” ungkap AKBP Agus.
Usai apel, rangkaian dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan dan Penandatanganan Memori Serah Terima Jabatan. Rangkaian penyambutan dan pelepasan turut diwarnai tradisi Pedang Pora, berupa Gerbang Pora dan Payung Pora, tarian adat Kaili Pokambu dan Meaju. Tradisi tersebut menjadi bagian dari penghormatan institusi dalam menyambut pejabat baru sekaligus melepas pejabat lama.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ny. Ayu Ritonga, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian selama memimpin Polres Sigi.
Pergantian kepemimpinan tersebut bukan sekadar perubahan jabatan, tetapi bagian dari estafet tanggung jawab untuk memastikan tugas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat terus berjalan secara berkesinambungan.


