Sigi – Di tengah upaya pemulihan pascagempa bumi, personel Polres Sigi bersama Satbrimob Polda Sulawesi Tengah dan Ditsamapta Polda Sulawesi Tengah terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Nokilalaki, Sabtu (20/6/2026).
Bersama TNI dan warga, personel melaksanakan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan gereja, rumah warga, serta area Pasar Kamarora di Desa Kadidia dan Desa Kamarora B. Dengan semangat gotong royong, personel membantu mengangkat material reruntuhan, membersihkan puing-puing kayu, dan merapikan lingkungan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Selain membantu pemulihan fisik, personel juga melaksanakan pengamanan dan pendampingan kegiatan Psychological Healing yang diselenggarakan oleh BAZNAS, Dewan Masjid Indonesia, Yayasan Amal Kebangsaan Indonesia, dan PSI. Kegiatan yang diikuti sekitar 70 anak-anak tersebut menjadi sarana untuk mengembalikan keceriaan dan semangat anak-anak yang terdampak gempa.
Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Sigi IPTU Nuim Hayat, S.H., mengatakan bahwa kehadiran personel di lokasi bencana merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
"Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban masyarakat. Melalui kerja bakti bersama dan pendampingan kegiatan pemulihan trauma bagi anak-anak, kami berharap dapat menumbuhkan semangat serta optimisme warga untuk bangkit kembali pascagempa," ujar IPTU Nuim Hayat.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh TNI, Polri, relawan, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak bencana. Dengan gotong royong dan kepedulian bersama, harapan untuk bangkit kembali akan semakin kuat.
.jpeg)

